Di
malam yang sangat dingin di musim kemarau, seusai jagong Midodareni di rumah
tetangga, Semprul dan Kemprul beringsut ke pos ronda. Mereka menyimak berita
tentang kriminalitas. Hanya sekitar 5 menit, Semprul menarik nafas panjang dan
kemudian berkata:
Semprul:
“Prul, bukankah setiap orang itu sadar dengan apa yang dilakukannya?”
Kemprul:
“Harusnya seperti itu Prul. Seharunya orang shalat itu sadar kalau lagi
shalat, waktu dzikir ingat kalau lagi
dzikir atau mengingat yang sedang didzikiri, ingat Allah SWT.”
Semprul:
“Lha itu Prul,...